• Call Us(024) 8443605
  • Login

KEGIATAN VAKSIN SISWA SDN PEKUNDEN

Source : https://www.youtube.com/watch?v=1zexqbStQWU&t=94s

 

SD Negeri Pekunden gelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Selasa 21 Desember 2021 di halaman sekolah. Sebanyak 350 siswa SD Negeri Pekunden dengan tertib bergilir melakukan vaksinasi anak dengan menunggu di bangku yang sudah dipersiapkan. Kepala Sekolah SD Negeri Pekunden Semarang, Abdul Khalik mengungkapkan peserta vaksinasi anak tidak hanya berasal dari siswa di sekolahnya saja. Namun juga 16 siswa dari TK yang berada di kelurahan tersebut. "TK diutamakan yang terdepan. TK di wilayah kita boleh masuk data tambahan. Satu tempat yang satu lokasi bisa menginduk di sini," ujar Abdul  Khalik menjelaskan teknis vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan oleh sekolahnya. Kuota siswa yang dilayani dalam satu jam adalah 75 orang. Kemudian disediakan pula 5 vaksinator dan 10 tim input data.

"Setiap kelas dijeda 15 menit. Jadi tidak perlu waktu lama. Mulai dari jam 7.00 WIB pagi selesai jam 11.00 WIB," imbuhnya. Pihaknya juga memantau perkembangan siswa pasca melakukan vaksinasi. Jika dalam 15 menit dipastikan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) maka dipersilahkan pulang.  SD Negeri Pekunden menyediakan fasilitas tontonan film di ruang observasi. Sehingga para siswa yang menunggu tidak bosan karena ada hiburan. "Sampai detik ini para siswa yang sudah divaksin baik-baik saja aman terkendali," ungkapnya. Lebih lanjut, Khalik mengungkapkan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa sejak imbauan vaksinasi tersebut terbit. Namun pihaknya tidak memaksa untuk orang tua yang masih belum mengizinkan anaknya divaksin. Setelah orang tua mengizinkan, lanjutnya, mereka akan diminta untuk mengisi formulir persetujuan dilanjut dengan formulir skrining. Formulir tersebut dibawa oleh siswa saat melakukan vaksinasi bersamaan dengan Kartu Keluarga (KK). "Ada 1-2 yang tidak setuju. Tapi pada akhirnya setuju. Mayoritas orang tua siswa setuju untuk dilakukan vaksinasi ini. Dan siswa yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 ini, sebelumnya harus mengikuti bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) terlebih dahulu," paparnya. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Moh Abdul Hakam. Ia mengatakan jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac sesuai dengan anjuran Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM). Hakam juga mengungkapkan Ibu Kota masih memiliki stok vaksin sebanyak 150 ribu. Jumlah tersebut akan difokuskan di sekolah untuk vaksinasi anak dibawah 12 tahun. "Ada stok 150 ribu. Itu berasal ada yang bantuan dari Polri, ada juga kuota dari Pemerintah Pusat," kata Hakam.

Sementara Maxine Aurora, siswi kelas 1 SD Negeri Pekunden yang sudah melakukan vaksinasi mengaku tidak ada efek yang berarti.Ia mengaku berani divaksin lantaran sang ibu menyakinkan hal itu demi kesehatannya."Enggak takut divaksin soalnya dibilangin mamah biar nggak kena Covid-19 dan bisa sekolah lagi. Awalnya agak sakit tapi nggak papa," tandasnya

Sumber berita : https://www.ayosemarang.com/semarang-raya/pr-772201090/gelar-vaksinasi-anak-6-11-tahun-sd-negeri-pekunden-juga-layani-siswa-tk-satu-kelurahan?page=3

FOTO KEGIATAN ( KLIK DISINI )